Tuesday, 5 August 2014

tempat wisata di jerman

T0ur Dunia. Meskipun tempat-tempat wisata di Jerman masih terbilang kurang dikenal atau dipahami oleh orang asing di bandingkan beberapa negara Eropa lainnya semisal Italia, Prancis,Inggris dan Spanyol. Tapi sejak reunifikasi, Jerman telah memperoleh profil yang lebih tinggi sebagai tujuan wisata di Eropa. Tujuan wisata paling populer  di Jerman adalah Berlin, salah satu ibu kota paling menarik di Eropa. Banyak kota besar lainnya di Jerman yang memiliki sejarah yang membanggakan sebagai negara kota mandiri atau sebagai ibukota kerajaan di negara  mereka sendiri. Tapi tempat-tempat wisata di Jerman tidak berarti hanya terbatas pada kota-kotanya, karena banyak atraksi besar lainnya yang dapat ditemukan di setiap bagian sudut dari negara ini.


Berikut daftar 10 tempat wisata di Jerman yang terpopuler :

1.  Brandenburg Gate

Gerbang Brandenburg
Gerbang Brandenburg adalah gerbang kota satu-satunya yang masih hidup dari Berlin dan melambangkan reunifikasi Timur dan Berlin Barat. Dibangun pada abad ke-18, Gerbang Brandenburg termasuk daerah Unter den Linden. Jalan raya yang sangat menonjol dengan ciri khas pohon linden, yang pernah memimpin langsung  istana raja Prusia. Tempat ini dianggap sebagai salah satu tempat wisata di Jerman yang paling terkenal di Eropa.

2.  Holstentor

Gerbang Kota Holstentor
Holstentor adalah salah satu dari dua gerbang kota yang tersisa dari kota Lübeck. Dibangun pada 1464, pintu gerbang ini sekarang berfungsi sebagai museum dan di jadikan tempat wisata di Jerman. Holstentor memiliki keunikan di  arsitekturnya, Karena dua menara bulat yang melengkung masuk itu dianggap sebagai simbol kota Lübeck. Bersama dengan pusat kota tua (Altstadt) Lübeck adalah salah satu tempat wisata utama di Jerman.

3.  Oktoberfest

Festival minum bir terbesar di Dunia
Oktoberfest di Munich adalah festival terbesar di dunia dengan lebih dari 6 juta pengunjung setiap tahunnya. Meskipun nama, Oktoberfest dimulai pada akhir September hingga pekan pertama bulan Oktober. Festival ini sudah menjadi Suatu bagian penting dari budaya Bavaria, festival ini sudah digelar sejak 1810. Pengunjung bisa menikmati berbagai minuman bir tradisional seperti Hendl, Schweinebraten, Würstl, Knödel dan sejumlah besar bir Jerman lainnya dengan tarif yang terjangkau. Itulah mengapa tempat ini menjadi salah satu tempat wisata di Jerman yang paling populer.

4.  Frauenkirche

Gereja Tua Frauenkirche
Terletak di kota Dresden, Frauenkirche (Gereja Our Lady) adalah sebuah gereja Lutheran yang benar-benar hancur selama Perang Dunia II. Gereja ini direkonstruksi menggunakan rencana asli dari tahun 1720-an dan dibuka kembali pada tahun 2005. Kota Coventry, yang dibuat oleh Luftwaffe menyumbangkan golden cross untuk kubah gereja. Sejak tempat ini dibuka kembali, Frauenkirche telah menjadi daya tarik wisata yang sangat populer di Dresden. Pada tahun 2009 gereja ini dikunjungi oleh Presiden Barack Obama, dan menjadi salah atu pilihan tempat wisata di Jerman.

5.  Rügen Cliffs

Tebing indah di Rugen
Cliffs Rügen adalah sebuah tebing yang  terletak di Taman Nasional Jasmund di timur laut pulau Rügen. Tebing ini menghadapi erosi konstan kapur di tebing menara tinggi di atas Laut Baltik. Tebing ini mempunyai tinggi 118 meter (387 kaki), dan Königsstuhl (kursi raja) adalah bagian yang paling megah dari tebing ini. Hutan yang tetap natural dan tak pernah terganggu di belakang tebing juga merupakan bagian dari taman nasional dan menjadi tempat wisata di Jerman yang cukup populer.

6.  Neuschwanstein

Kastil Neuschwanstein di atas bukit
Neuschwanstein terletak di sebuah bukit terjal di dekat Füssen di barat daya Bavaria. Tempat ini adalah inspirasi untuk istana putri tidur di taman Disneyland. Kastil ini di buat oleh Raja Ludwig II dari Bavaria yang dinyatakan gila ketika benteng hampir selesai pada tahun 1886 dan ditemukan tewas beberapa hari kemudian. Neuschwanstein adalah bangunan yang paling banyak difoto di negeri ini dan salah satu tempat wisata di Jerman yang terpopuler.

7.  Heidelberg Old City

Kota Tua Heidelberg
Terletak di lembah sungai Neckar, Heidelberg adalah salah satu tempat wisata di Jerman yang paling populer. Selama Perang Dunia II, kota ini hampir sepenuhnya terhindar oleh sekutu pemboman yang menghancurkan sebagian besar kota-kota besar lainnya di Jerman. Maka dari itu, Heidelberg telah mempertahankan pesona gang-gang sempit, rumah-rumah yang indah dan Kastil Heidelberg yang terkenal.

8.  Cologne Cathedral

Jembatan penghubung ke Katedral Cologne
Tempat ini merupakan katedral Gothic terbesar di Jerman, Cologne Cathedral (Kölner Dom) telah menjadi lambang paling terkenal Cologne selama berabad-abad dan menjadi tujuan tempat wisata di Jerman. Pembangunan Katedral Cologne dimulai pada tahun 1248 dan mengambil  interupsi, lebih dari 600 tahun untuk menyelesaikannya. Katedral ini didedikasikan untuk orang-orang kudus Petrus dan Maria dan merupakan kursi dari Uskup Agung Katolik Cologne.

9.  Lindau

Kota Bersejarah Lindau yang sangat mempesona
Kota bersejarah ini terletak di dekat titik pertemuan perbatasan Austria, Jerman dan Swiss di bagian timur Danau Constance (Bodensee). Kota ini terhubung dengan daratan oleh jembatan dan kereta api dan memiliki penduduk sekitar 3.000 jiwa. Penuh dengan bangunan abad pertengahan dan setengah kayu, Lindau menjadi menjadi tempat wisata di Jerman yang cukup populer.

10.  Romantic Rhine

Kota di sepanjang sungai Rhine
Romantic Rhine adalah bagian paling terkenal dari kota Rhine. Sungai Rhine mengukir jalan di kota ini  melalui kebun anggur yang tertutup atasnya dengan istana yang tak terhitung jumlahnya serta reruntuhan kota peninggalan sejarah. Sungai ini merupakan jalur perdagangan penting ke Eropa Tengah sejak zaman kuno dan sejumlah kota kecil yang telah tumbuh di sepanjang tepi. Kota-kota ini dibatasi dalam ukuran, banyak kota-kota tua di tempat ini yang masih mempertahankan bentuk bangunan yang masih tetap orisinil, sehingga tempat ini layak menjada salah satu tempat wisata di Jerman yang mempunyai sejarah panjang.

cara menghapus blog "yang salah buat blog terus cara mengahapusnya"

Layanan blog di blogger yang notabenenya adalah milik google memungkinkan kita untuk membuat banyak blog dalam satu akun. Kepemilikan blog ini juga menjadi tanggung jawab dan menjadi hak kita dalam mengelolanya.

Menghapus blog di blogger kadang harus kita lakukan jika saja kita melakukan kesalahan terhadap TOS blogger sendiri. Ini adalah saat kita harus atau memang di instruksikan oleh blogger untuk menghapus salah satu blog yang kita buat di blogger.


Dilain situasi, menghapus blog juga bisa kita lakukan kapan saja. Walaupun pihak blogger tidak langsung menghapus blog yang kita hapus (tapi masih bersifat temporary) akan tetapi dalam waktu kurang dari 3 bulan blog yang kita hapus akan dihapus secara permanen oleh blogger.

Nah, jika suatu kali anda ada melakukan kesalahan (misalnya salah membuat nama url - dan ingin menghapusnya) maka dibawah ini adalah cara untuk menghapus blog di blogger.
1. Loginlah terlebih dahulu ke akun blogger anda.
2. Lihat blog yang akan anda hapus diantara daftar blog yang sudah anda buat di akun blogger anda.
3. Kemudian, klik tanda panah yang ada disamping kiri 'lihat blog'
4. Lalu pilih 'setelan', seperti gambar dibawah ini.
5. Setelah itu, klik 'lainnya' di menu sebelah kiri bawah dari dashboard blogger.

6. Kemudian, dibagian atas - 'alat blog' anda bisa melihat tiga opsi disana. Impor, ekspor dan hapus. Silahkan klik 'hapus blog' jika anda sudah yakin ingin menghapus blog anda.

7. Kemudian, dengan mengklik 'hapus blog ini' maka blog anda akan dihapus oleh pihak blogger.

8. Selesai.

Seperti yang anda lihat pada gambar terakhir, pihak blogger tidak langsung menghapus blog yang kita hapus secara permanen. Akan tetapi, blog yang dihapus tersebut akan benar-benar terhapus setelah 90 hari atau 3 bulan setelah penghapusan. Kesempatan ini juga memungkinkan kita untuk memulihkan blog yang sudah kita hapus sebelumnya dalam jangka waktu tersebut.

kode telpon seluruh indonesia

Nanggroe Aceh Darussalam
0627 - Kota Subulussalam
0629 - Kutacane (Kabupaten Aceh Tenggara)
0641 - Kota Langsa
0642 - Blang Kejeren (Kabupaten Gayo Lues)
0643 - Takengon (Kabupaten Aceh Tengah)
0644 - Bireuen (Kabupaten Bireuen)
0645 - Kota Lhokseumawe
0646 - Idi, (Kabupaten Aceh Timur)
0650 - Sinabang, (Kabupaten Simeulue)
0651 - Kota Banda Aceh; Jantho, Lamno (Kabupaten Aceh Besar)
0652 - Kota Sabang
0653 - Sigli (Kabupaten Pidie)
0654 - Calang (Kabupaten Aceh Jaya)
0655 - Meulaboh (Kabupaten Aceh Barat)
0656 - Tapaktuan (Kabupaten Aceh Selatan)
0657 - Bakongan (Kabupaten Aceh Selatan)
0658 - Singkil (Kabupaten Aceh Singkil)
0659 - Blangpidie (Kabupaten Aceh Barat Daya)

Sumatera Utara
061 - Kota Medan; Kota Binjai; Stabat (Kabupaten Langkat)
0620 - Pangkalan Brandan (Kabupaten Langkat)
0621 - Kota Tebing Tinggi
0622 - Kota Pematangsiantar
0623 - Kisaran (Kabupaten Asahan); (Kota Tanjung Balai)
0624 - Rantau Prapat (Kabupaten Labuhan Batu)
0625 - Parapat (Kabupaten Simalungun)
0626 - Pangururan (Kabupaten Samosir)
0627 - Sidikalang (Kabupaten Dairi); Salak (Kabupaten Pakpak Bharat)
0628 - Kabanjahe (Kabupaten Karo)
0630 - Teluk Dalam (Kabupaten Nias Selatan)
0631 - Kota Sibolga
0632 - Balige (Kabupaten Toba Samosir)
0633 - Tarutung (Kabupaten Tapanuli Utara)
0634 - Kota Padang Sidempuan
0635 - Gunung Tua (Kabupaten Padang Lawas Utara)
0636 - Panyabungan (Kabupaten Mandailing Natal)
0638 - Barus (Kabupaten Tapanuli Tengah)
0639 - Kota Gunung Sitoli

Sumatera Barat
0751 - Kota Padang; Kota Pariaman
0752 - Kota Bukittinggi; Kota Padang Panjang; Kota Payakumbuh; Batusangkar (Kabupaten Tanah Datar)
0753 - Lubuk Sikaping (Kabupaten Pasaman)
0754 - Kota Sawahlunto
0755 - Kota Solok; Kabupaten Solok; Kabupaten Solok Selatan; Alahan Panjang (Kabupaten Solok)
0756 - Painan (Kabupaten Pesisir Selatan)
0757 - Balai Selasa (Kabupaten Agam)
0759 - Tuapejat (Kabupaten Kepulauan Mentawai)

Riau
0760 - Telukkuantan (Kabupaten Kuantan Singingi)
0761 - Kota Pekanbaru; Pangkalan Kerinci (Kabupaten Pelalawan)
0762 - Bangkinang (Kabupaten Kampar)
0763 - Selatpanjang (Kabupaten Bengkalis)
0764 - Siak Sri Indrapura (Kabupaten Siak)
0765 - Kota Dumai; Duri (Kabupaten Bengkalis)
0766 - Bengkalis (Kabupaten Bengkalis)
0767 - Bagan Siapi-api (Kabupaten Rokan Hilir)
0768 - Tembilahan (Kabupaten Indragiri Hilir)
0769 - Rengat, Air Molek (Kabupaten Indragiri Hulu)

Kepulauan Riau
0771 - Kota Tanjung Pinang
0772 - Terempa, Kabupaten Kepulauan Anambas
0773 - Ranai, Kabupaten Natuna
0776 - Dabosingkep, Kabupaten Lingga
0777 - Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun
0778 - Kota Batam
0779 - Tanjungbatu

Jambi
0740 - Tanjung Jabung Timur, Muara Sabak, Mendahara
0741 - Kota Jambi
0742 - Kualatungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat
0743 - Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari
0744 - Muara Tebo, Kabupaten Muara Tebo
0745 - Sarolangun, Kabupaten Sarolangun
0746 - Bangko, Kabupaten Merangin
0747 - Muarabungo, Kabupaten Bungo
0748 - Kota Sungai Penuh

Sumatera Selatan
0711 - Kota Palembang; Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin; Betung, Kabupaten Banyuasin; Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir
0712 - Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir
0713 - Kota Prabumulih
0714 - Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin
0730 - Kota Pagar Alam
0731 - Lahat, Kabupaten Lahat
0733 - Kota Lubuklinggau; Pendopo
0734 - Muara Enim, Kabupaten Muara Enim
0735 - Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu

Kepulauan Bangka Belitung
0715 - Belinyu
0716 - Mentok
0717 - Pangkalpinang, Sungailiat
0718 - Koba, Toboali
0719 - Manggar, Tanjungpandan

Bengkulu
0732 - Curup, Kabupaten Rejang Lebong
0736 - Kota Bengkulu; Lais, Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Utara
0737 - Argamakmur, Mukomuko, Kabupaten Mukomuko
0738 - Muara Aman
0739 - Bintuhan, Kabupaten Kaur; Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan

Lampung
0721 - Kota Bandar Lampung
0722 - Kota Agung, Kabupaten Tanggamus
0723 - Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan
0724 - Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara
0725 - Kota Metro
0726 - Menggala, Kabupaten Tulang Bawang
0727 - Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan
0728 - Kota Liwa, Kabupaten Lampung Barat
0729 - Pringsewu, Kabupaten Tanggamus

DKI Jakarta
021 - Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi

Banten
0252 - Rangkasbitung
0253 - Pandeglang, Labuan
0254 - Serang, Cilegon, Merak

Jawa Barat
022 - Bandung, Cimahi, Soreang , Lembang
0231 - Cirebon, Losari
0232 - Kuningan
0233 - Majalengka, Kadipaten
0234 - Indramayu, Jatibarang
0251 - Bogor
0255 - Sebagian Kabupaten Cianjur
0257 - Pasauran
0260 - Subang, Pamanukan
0261 - Sumedang
0262 - Garut
0263 - Cianjur
0264 - Purwakarta
0265 - Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, Pangandaran
0266 - Sukabumi, Pelabuhan Ratu
0267 - Karawang

Jawa Tengah
024 - Semarang, Ungaran
0271 - Surakarta (Solo), Kartasura, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen
0272 - Klaten
0273 - Wonogiri
0275 - Purworejo,Kutoarjo
0276 - Boyolali
0280 - Majenang, Sidareja (Kabupaten Cilacap bagian barat)
0281 - Purwokerto, Banyumas, Purbalingga
0282 - Cilacap (bagian timur)
0283 - Tegal, Slawi, Brebes
0284 - Pemalang
0285 - Pekalongan, Batang (bagian barat)
0286 - Banjarnegara, Wonosobo
0287 - Kebumen, Gombong
0289 - Bumiayu (Kabupaten Brebes bagian selatan)
0291 - Demak, Jepara, Kudus
0292 - Purwodadi
0293 - Magelang, Mungkid, Temanggung
0294 - Kendal, Kaliwungu, Weleri (Kabupaten Batang bagian timur)
0295 - Pati, Rembang, Lasem
0296 - Blora, Cepu
0297 - Karimun Jawa
0298 - Salatiga, Ambarawa (Kabupaten Semarang bagian tengah dan selatan)

Daerah Istimewa Yogyakarta
0274 - Yogyakarta, Sleman, Wates, Bantul, Wonosari

Jawa Timur
031 - Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Bangkalan
0321 - Mojokerto, Jombang
0322 - Lamongan, Babat
0323 - Sampang
0324 - Pamekasan
0325 - Sangkapura (Bawean)
0327 - Kepulauan Kangean, Kepulauan Masalembu
0328 - Sumenep
0331 - Jember
0332 - Bondowoso, Sukosari, Prajekan
0333 - Banyuwangi, Muncar
0334 - Lumajang
0335 - Probolinggo, Kraksaan
0336 - Ambulu, Puger (Kabupaten Jember bagian selatan)
0338 - Situbondo, Besuki
0341 - Malang, Kepanjen, Batu
0342 - Blitar, Wlingi
0343 - Pasuruan, Pandaan, Gempol
0351 - Madiun, Caruban, Magetan, Ngawi
0352 - Ponorogo
0353 - Bojonegoro
0354 - Kediri, Pare
0355 - Tulungagung, Trenggalek
0356 - Tuban
0357 - Pacitan
0358 - Nganjuk, Kertosono

Bali
0361 - Denpasar, Gianyar, Kuta, Tabanan, Tampaksiring, Ubud
0362 - Singaraja
0363 - Amlapura
0365 - Negara, Gilimanuk
0366 - Klungkung, Kintamani
0368 - Baturiti

Nusa Tenggara Barat
0364 - Kota Mataram
0370 - Mataram, Praya
0371 - Sumbawa
0372 - Alas, Taliwang
0373 - Dompu
0374 - Bima
0376 - Selong

Nusa Tenggara Timur
0380 - Kupang, Baa (Roti)
0381 - Ende
0382 - Maumere
0383 - Larantuka
0384 - Bajawa
0385 - Labuhanbajo, Ruteng
0386 - Kalabahi
0387 - Waingapu, Waikabubak
0388 - Kefamenanu, Soe
0389 - Atambua

Kalimantan Barat
0561 - Pontianak, Mempawah
0562 - Sambas, Singkawang, Bengkayang
0563 - Ngabang
0564 - Sanggau
0565 - Sintang
0567 - Putussibau
0568 - Nangapinoh

Kalimantan Tengah
0513 - Kualakapuas, Pulangpisau
0519 - Muarateweh
0522 - Ampah
0525 - Buntok
0526 - Tamianglayang
0528 - Purukcahu
0531 - Sampit
0532 - Pangkalan Bun, Kumai
0534 - Kendawangan
0536 - Palangkaraya, Kasongan
0537 - Kualakurun
0538 - Kualapembuang
0539 - Kualakuayan

Kalimantan Selatan
0511 - Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Marabahan
0512 - Pelaihari
0517 - Kandangan, Barabai, Rantau, Negara
0518 - Kotabaru, Batulicin
0526 - Tanjung
0527 - Amuntai

Kalimantan Timur
0541 - Samarinda, Tenggarong
0542 - Balikpapan
0543 - Tanahgrogot
0545 - Melak
0548 - Bontang
0549 - Sangatta
0551 - Tarakan
0552 - Tanjungselor
0553 - Malinau
0554 - Tanjungredeb
0556 - Nunukan

Sulawesi Utara
0430 - Amurang
0431 - Manado, Tomohon, Tondano
0432 - Tahuna
0434 - Kotamobagu
0438 - Bitung

Gorontalo
0435 - Gorontalo, Limboto
0443 - Marisa

Sulawesi Tengah
0450 - Parigi
0451 - Palu
0452 - Poso
0453 - Tolitoli
0457 - Donggala
0458 - Tentena
0461 - Luwuk
0462 - Banggai
0463 - Bunta
0464 - Ampana
0465 - Kolonedale

Sulawesi Barat
0422 - Majene
0426 - Mamuju
0428 - Polewali

Sulawesi Selatan
0411 - Makassar, Maros, Sungguminasa
0413 - Bulukumba
0414 - Bantaeng (Selayar)
0417 - Malino
0418 - Takalar
0419 - Janeponto
0420 - Enrekang
0421 - Parepare, Pinrang
0422 - Manene
0423 - Makale, Rantepao
0427 - Barru
0428 - Wonomulyo
0471 - Palopo
0473 - Masamba
0481 - Watampone
0482 - Sinjai
0484 - Watansoppeng
0485 - Sengkang

Sulawesi Tenggara
0401 - Kendari
0402 - Baubau
0403 - Raha
0404 - Wanci
0405 - Kolaka
0408 - Unaaha

Maluku
0910 - Bandaneira
0911 - Ambon
0913 - Namlea
0914 - Masohi
0915 - Bula
0916 - Tual
0917 - Dobo
0918 - Saumlaku
0921 - Soasiu
0922 - Jailolo
0923 - Morotai
0924 - Tobelo
0927 - Labuha
0929 - Sanana
0931 - Saparua

Papua
0901 - Timika, freeport, Tembagapura
0902 - Agats (Asmat)
0951 - Sorong
0952 - Teminabuan
0955 - Bintuni
0956 - Fakfak
0957 - Kaimana
0966 - Sarmi
0967 - Jayapura, Abepura
0969 - Wamena
0971 - Merauke
0975 - Tanahmerah
0980 - Ransiki
0981 - Biak
0983 - Serui
0984 - Nabire
0985 - Nabire
0986 - Manokwari


Seluler
Lihat Kode Area Seluler GSM dan CDMA untuk kode wilayah masing-masing telepon seluler. Empat angka pertama pada nomor telepon seluler merujuk pada operator dari telepon seluler tersebut, seperti:
0811, 0812, 0813, 0852 - Telkomsel
0814, 0815, 0816, 0855, 0856, 0857, 0858 - Indosat
0817, 0818, 0819, 0859, 0878 - XL
0831, 0832, 0832, 0838 - AXIS
0828 - Sampoerna Telekom
0881 - Smart
0888 - Mobile-8
0899, 0898, 0896 - 3

Monday, 4 August 2014

kursus bahasa jerman

buat daerah pekanbaru yang ingin kuliah di jerman pertama harus bisa berbahasa jerman utuk keperluan hidup. gmna sih kalau hidup di jerman gak bisa bahasa jerman.
meskipun bahasa pengantar dalam universitas di jerman adalah bahasa inggris.
ini ane kasih alamat kursus bahasa jerman,
Jl. Bindanak No. 6 C (Samping LP) - Harapan Raya.
Telp. 0761- 7874774
Hp 0853 6486 1588, 0877 8979 2210
PIN BB : 29D73C3B

kalau agan agan udah pada daftar bilangin ane yah. soalnya ane cuma bantu share doang. mana tau kita bisa kursus bareng :). soalnya blim ada teman. 
buat yang udah masuk kursus tersebut tolang kotak ane di twiter @fadhilnoor atau di fb. 
https://www.facebook.com/fadhilnoorr

Thursday, 16 January 2014

Harta Karun Emas Indonesia “The Green Hilton Memorial Agreement ” di Geneva

GambarGambarGambarGambarGambarGambarGambarGambarGambarGambarGambarGambarGambar
“The Green Hilton Memorial Agreement ” di Geneva pada 14 November 1963
Inilah perjanjian yang paling menggemparkan dunia. Inilah perjanjian yang menyebabkan terbunuhnya Presiden Amerika Serikat John Fitzgerald Kennedy (JFK) 22 November 1963. Inilah perjanjian yang kemudian menjadi pemicu dijatuhkannya Bung Karno dari kursi kepresidenan oleh jaringan CIA yang menggunakan ambisi Soeharto. Dan inilah perjanjian yang hingga kini tetap menjadi misteri terbesar dalam sejarah ummat manusia.
Perjanjian “The Green Hilton Memorial Agreement” di Geneva (Swiss) pada 14 November 1963
Dan, inilah perjanjian yang sering membuat sibuk setiap siapapun yang menjadi Presiden RI. Dan, inilah perjanjian yang membuat sebagian orang tergila-gila menebar uang untuk mendapatkan secuil dari harta ini yang kemudian dikenal sebagai “salah satu” harta Amanah Rakyat dan Bangsa Indonesia. Inilah perjanjian yang oleh masyarakat dunia sebagai Harta Abadi Ummat Manusia. Inilah kemudian yang menjadi sasaran kerja tim rahasia Soeharto menyiksa Soebandrio dkk agar buka mulut. Inilah perjanjian yang membuat Megawati ketika menjadi Presiden RI menagih janji ke Swiss tetapi tidak bisa juga. Padahal Megawati sudah menyampaikan bahwa ia adalah Presiden RI dan ia adalah Putri Bung Karno. Tetapi tetap tidak bisa. Inilah kemudian membuat SBY kemudian membentuk tim rahasia untuk melacak harta ini yang kemudian juga tetap mandul. Semua pihak repot dibuat oleh perjnajian ini.
Perjanjian itu bernama “Green Hilton Memorial Agreement Geneva”. Akta termahal di dunia ini diteken oleh John F Kennedy selaku Presiden AS, Ir Soekarno selaku Presiden RI dan William Vouker yang mewakili Swiss. Perjanjian segitiga ini dilakukan di Hotel Hilton Geneva pada 14 November 1963 sebagai kelanjutan dari MOU yang dilakukan tahun 1961. Intinya adalah, Pemerintahan AS mengakui keberadaan emas batangan senilai lebih dari 57 ribu ton emas murni yang terdiri dari 17 paket emas dan pihak Indonesia menerima batangan emas itu menjadi kolateral bagi dunia keuangan AS yang operasionalisasinya dilakukan oleh Pemerintahan Swiss melalui United Bank of Switzerland (UBS).
Pada dokumen lain yang tidak dipublikasi disebutkan, atas penggunaan kolateral tersebut AS harus membayar fee sebesar 2,5% setahun kepada Indonesia. Hanya saja, ketakutan akan muncul pemimpinan yang korup di Indonesia, maka pembayaran fee tersebut tidak bersifat terbuka. Artinya hak kewenangan pencairan fee tersebut tidak berada pada Presiden RI siapa pun, tetapi ada pada sistem perbankkan yang sudah dibuat sedemikian rupa, sehingga pencairannya bukan hal mudah, termasuk bagi Presiden AS sendiri.
Account khusus ini dibuat untuk menampung aset tersebut yang hingga kini tidak ada yang tahu keberadaannya kecuali John F Kennedy dan Soekarno sendiri. Sayangnya sebelum Soekarno mangkat, ia belum sempat memberikan mandat pencairannya kepada siapa pun di tanah air. Malah jika ada yang mengaku bahwa dialah yang dipercaya Bung Karno untuk mencairkan harta, maka dijamin orang tersebut bohong, kecuali ada tanda-tanda khusus berupa dokumen penting yang tidak tahu siapa yang menyimpan hingga kini.
Menurut sebuah sumber di Vatikan, ketika Presiden AS menyampaikan niat tersebut kepada Vatikan, Paus sempat bertanya apakah Indonesia telah menyetujuinya. Kabarnya, AS hanya memanfaatkan fakta MOU antara negara G-20 di Inggris dimana Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut menanda tangani suatu kesepakatan untuk memberikan otoritas kepada keuangan dunia IMF dan World Bank untuk mencari sumber pendanaan alternatif. Konon kabarnya, Vatikan berpesan agar Indonesia diberi bantuan. Mungkin bantuan IMF sebesar USD 2,7 milyar dalam fasilitas SDR (Special Drawing Rights) kepada Indonesia pertengahan tahun lalu merupakan realisasi dari kesepakatan ini, sehingga ada isyu yang berkembang bahwa bantuan tersebut tidak perlu dikembalikan. Oleh Bank Indonesia memang bantuan IMF sebesar itu dipergunakan untuk memperkuat cadangan devisa negara.
Kalau benar itu, maka betapa nistanya rakyat Indonesia. Kalau benar itu terjadi betapa bodohnya Pemerintahan kita dalam masalah ini. Kalau ini benar terjadi betapa tak berdayanya bangsa ini, hanya kebagian USD 2,7 milyar. Padahal harta tersebut berharga ribuan trilyun dollar Amerika. Aset itu bukan aset gratis peninggalan sejarah, aset tersebut merupakan hasil kerja keras nenek moyang kita di era masa keemasan kerajaan di Indonesia.
Asal Mula Perjanjian “Green Hilton Memorial Agreement”
Setelah masa perang dunia berakhir, negara-negara timur dan barat yang terlibat perang mulai membangun kembali infrastrukturnya. Akan tetapi, dampak yang telah diberikan oleh perang tersebut bukan secara materi saja tetapi juga secara psikologis luar biasa besarnya. Pergolakan sosial dan keagamaan terjadi dimana-mana. Orang-orang ketakutan perang ini akan terjadi lagi. Pemerintah negara-negara barat yang banyak terlibat pada perang dunia berusaha menenangkan rakyatnya, dengan mengatakan bahwa rakyat akan segera memasuki era industri dan teknologi yang lebih baik. Para bankir Yahudi mengetahui bahwa negara-negara timur di Asia masih banyak menyimpan cadangan emas. Emas tersebut akan di jadikan sebagai kolateral untuk mencetak uang yang lebih banyak yang akan digunakan untuk mengembangkan industri serta menguasai teknologi. Karena teknologi Informasi sedang menanti di zaman akan datang.
Sesepuh Mason yang bekerja di Federal Reserve (Bank Sentral di Amerika) bersama bankir-bankir dari Bank of International Settlements / BIS (Pusat Bank Sentral dari seluruh Bank Sentral di Dunia) mengunjungi Indonesia. Melalui pertemuan dengan Presiden Soekarno, mereka mengatakan bahwa atas nama kemanusiaan dan pencegahan terjadinya kembali perang dunia yang baru saja terjadi dan menghancurkan semua negara yang terlibat, setiap negara harus mencapai kesepakatan untuk mendayagunakan kolateral Emas yang dimiliki oleh setiap negara untuk program-program kemanusiaan. Dan semua negara menyetujui hal tersebut, termasuk Indonesia. Akhirnya terjadilah kesepakatan bahwa emas-emas milik negara-negara timur (Asia) akan diserahkan kepada Federal Reserve untuk dikelola dalam program-program kemanusiaan. Sebagai pertukarannya, negara-negara Asia tersebut menerima Obligasi dan Sertifikat Emas sebagai tanda kepemilikan. Beberapa negara yang terlibat diantaranya Indonesia, Cina dan Philippina. Pada masa itu, pengaruh Soekarno sebagai pemimpin dunia timur sangat besar, hingga Amerika merasa khawatir ketika Soekarno begitu dekat dengan Moskow dan Beijing yang notabene adalah musuh Amerika.
Namun beberapa tahun kemudian, Soekarno mulai menyadari bahwa kesepakatan antara negara-negara timur dengan barat (Bankir-Bankir Yahudi dan lembaga keuangan dunia) tidak di jalankan sebagaimana mestinya. Soekarno mencium persekongkolan busuk yang dilakukan para Bankir Yahudi tersebut yang merupakan bagian dari Freemasonry. Tidak ada program-program kemanusiaan yang dijalankan mengunakan kolateral tersebut. Soekarno protes keras dan segera menyadari negara-negara timur telah di tipu oleh Bankir International. Akhirnya Pada tahun 1963, Soekarno membatalkan perjanjian dengan para Bankir Yahudi tersebut dan mengalihkan hak kelola emas-emas tersebut kepada Presiden Amerika Serikat John F.Kennedy (JFK). Ketika itu Amerika sedang terjerat utang besar-besaran setelah terlibat dalam perang dunia. Presiden JFK menginginkan negara mencetak uang tanpa utang. Karena kekuasaan dan tanggung jawab Federal Reserve bukan pada pemerintah Amerika melainkan di kuasai oleh swasta yang notabene nya bankir Yahudi. Jadi apabila pemerintah Amerika ingin mencetak uang, maka pemerintah harus meminjam kepada para bankir yahudi tersebut dengan bunga yang tinggi sebagai kolateral. Pemerintah Amerika kemudian melobi Presiden Soekarno agar emas-emas yang tadinya dijadikan kolateral oleh bankir Yahudi di alihkan ke Amerika. Presiden Kennedy bersedia meyakinkan Soekarno untuk membayar bunga 2,5% per tahun dari nilai emas yang digunakan dan mulai berlaku 2 tahun setelah perjanjian ditandatangani. Setelah dilakukan MOU sebagai tanda persetujuan, maka dibentuklah Green Hilton Memorial Agreement di Jenewa (Swiss) yang ditandatangani Soekarno dan John F.Kennedy. Melalui perjanjian itu pemerintah Amerika mengakui Emas batangan milik bangsa Indonesia sebesar lebih dari 57.000 ton dalam kemasan 17 Paket emas
Melalui perjanjian ini Soekarno sebagai pemegang mandat terpercaya akan melakukan reposisi terhadap kolateral emas tersebut, kemudian digunakan ke dalam sistem perbankan untuk menciptakan Fractional Reserve Banking terhadap dolar Amerika. Perjanjian ini difasilitasi oleh Threepartheid Gold Commision dan melalui perjanjian ini pula kekuasaan terhadap emas tersebut berpindah tangan ke pemerintah Amerika.
Dari kesepakatan tersebut, dikeluarkanlah Executive Order bernomor 11110, di tandatangani oleh Presiden JFK yang memberi kuasa penuh kepada Departemen Keuangan untuk mengambil alih hak menerbitkan mata uang dari Federal Reserve. Apa yang pernah di lakukan oleh Franklin, Lincoln, dan beberapa presiden lainnya, agar Amerika terlepas dari belenggu sistem kredit bankir Yahudi juga diterapkan oleh presiden JFK. salah satu kuasa yang diberikan kepada Departemen keuangan adalah menerbitkan sertifikat uang perak atas koin perak sehingga pemerintah bisa menerbitkan dolar tanpa utang lagi kepada Bank Sentral (Federal Reserve)
Tidak lama berselang setelah penandatanganan Green Hilton Memorial Agreement tersebut, presiden Kennedy di tembak mati oleh Lee Harvey Oswald. Setelah kematian Kennedy, tangan-tangan gelap bankir Yahudi memindahkan kolateral emas tersebut ke International Collateral Combined Accounts for Global Debt Facility di bawah pengawasan OITC (The Office of International Treasury Control) yang semuanya dikuasai oleh bankir Yahudi. Perjanjian itu juga tidak pernah efektif, hingga saat Soekarno ditumbangkan oleh gerakan Orde baru yang didalangi oleh CIA yang kemudian mengangkat Soeharto sebagai Presiden Republik Indonesia. Sampai pada saat Soekarno jatuh sakit dan tidak lagi mengurus aset-aset tersebut hingga meninggal dunia. Satu-satunya warisan yang ditinggalkan, yang berkaitan dengan Green Hilton Memorial Agreement tersebut adalah sebuah buku bersandi yang menyembunyikan ratusan akun dan sub-akun yang digunakan untuk menyimpan emas, yang terproteksi oleh sistem rahasia di Federal Reserve bernama The Black screen. Buku itu disebut Buku Maklumat atau The Book of codes. Buku tersebut banyak di buru oleh kalangan Lembaga Keuangan Dunia, Para sesepuh Mason, para petinggi politik Amerika dan Inteligen serta yang lainnya. Keberadaan buku tersebut mengancam eksistensi Lembaga keuangan barat yang berjaya selama ini.
Sampai hari ini, tidak satu rupiah pun dari bunga dan nilai pokok aset tersebut dibayarkan pada rakyat Indonesia melalui pemerintah, sesuai perjanjian yang disepakati antara JFK dan Presiden Soekarno melalui Green Hilton Agreement. Padahal mereka telah menggunakan emas milik Indonesia sebagai kolateral dalam mencetak setiap dollar.
Hal yang sama terjadi pada bangsa China dan Philipina. Karena itulah pada awal tahun 2000-an China mulai menggugat di pengadilan Distrik New York. Gugatan yang bernilai triliunan dollar Amerika Serikat ini telah mengguncang lembaga-lembaga keuangan di Amerika dan Eropa. Namun gugatan tersebut sudah lebih dari satu dasawarsa dan belum menunjukkan hasilnya. Memang gugatan tersebut tidaklah mudah, dibutuhkan kesabaran yang tinggi, karena bukan saja berhadapan dengan negara besar seperti Amerika, tetapi juga berhadapan dengan kepentingan Yahudi bahkan kabarnya ada kepentingan dengan Vatikan. Akankah Pemerintah Indonesia mengikuti langkah pemerintah Cina yang menggugat atas hak-hak emas rakyat Indonesia yang bernilai Ribuan Trilyun Dollar…(bisa untuk membayar utang Indonesia dan membuat negri ini makmur dan sejahtera)..

Kisah Pendakian Everest

Pendakian Everest Pertama oleh Tim Indonesia 1997

Cerita Pendakian Everest oleh Tim Indonesia 1997 yang dikutip dari buku “The Climb” karangan Anatoli Boukreev  yang juga sebagai pemimpin pada ekpedisi tersebut. Memuat juga cerita dari sudut lain tentang tragedi Everest 1996. Diterjemahkan oleh Ade Bachtiar untuk milis Pangrango.
foto dengan pelatih Rusia saat training di Island Peaks (6189m)

KEMBALI KE MT. EVEREST
Boukreev kembali ke Nepal dan pada tanggal. 25 september 1996 mendaki tanpa tabung zat asam Cho Oyu (8201m) dan pada 9.oktober mendaki Sisha Pangma (Puncak Utara, 8008m).
Di musim gugur Boukreev mengunjungi kantor temannya Ang Tshering dari Asian Trekking di Kathmandu, lalu dia mengajukan satu Proyek ke Boukreev.
Satu tim dari Indonesia tahun depan ingin mendaki Mt. Everest melalui Sudost grat (punggung Tenggara), jadi jalur yang sama seperti tahun lalu bersama Scot Fischer. Setelah dia pertimbangkan, maka Boukreev sanggup menjadi Kepala Pendakian.



Terjemahan di bawah ini percakapan langsung dari suara Boukreev dgn tape recorder,
Tawaran ini sangat menarik bagiku, karena saya masih ada "Niat" dan "Janji" untuk menguburkan Scot Fischer dan Yasuko Namba secara layak, yang gugur dari malapetaka ketika turun dari puncak Everest tahun lalu, ini sangat penting bagi saya. Saya tidak dapat menghindari malapetaka itu walaupun saya telah berusaha sekuat tenaga menghindari korban sekecil mungkin.
Dengan orang Indonesia saya melihat mereka percaya dengan kemampuan saya, dan juga saya memerlukan uang untuk hidup saya. Saya harap tim Indonesia ini bisa mengakui saya sebagai Trainer dan Pemimpin dalam tim pendakian ini. Saya juga mengakui, saya sangat tersinggung dengan apa yang di tulis oleh media di amerika tentang malapetaka tahun lalu.

Tanpa dukungan dari teman-teman di Eropa seperti Rolf Dujmovits dan Reinhold Messner, nama saya dimata masyarakat amerika sangat buruk. Setelah saya bertemu dengan organisator tim indonesia di Kathmandu, saya terbang ke Jakarta untuk berbicara dengan Jendral Prabowo, yang sebagai Kordinator Pendakian Nasional.
Saya mengatakan secara terus terang kepadanya, bahwa dengan keadaan seperti sekarang, keberhasilan mencapai puncak Everest (perkiraan saya) sangat minim. Saya mengatakan ke dia, barangkali hanya 30%, dan itu juga artinya hanya satu pendaki yang sampai ke puncak. Seterusnya saya terangkan kemungkinan jatuh korban juga 50%, 50%. Jadi dengan kemampuan pendaki Indonesia untuk mendaki Everest menurut saya tidak memadai.

Karena itu saya mengusulkan satu tahun penuh training mendaki gunung yang puncaknya tinggi secara perlahan beraklimitasi, dan usulan saya ditolak. Tradisi saya dalam olahraga selalu dengan memakai pikiran yang sehat, tidak memakai cara "Roulette Rusia".
Kematian seorang anggota ekspedisi, selalu pukulan yang berat yang menghancurkan keberhasilan mencapai puncak. Pada ketinggian lebih dari 8000m, keselamatan pendaki amatir juga menurun, termasuk juga orang yang fitness super. Saya tidak bisa menjamin keselamatan orang-orang yang berpengalaman sangat sedikit atau tidak sama sekali di gunung-gunung tertinggi di dunia ini.

Orang Indonesia bisa membeli dan mempelajari pengalaman saya, nasehat saya, dan tugas saya sebagai pemimpin pendakian dan tim penyelamat. Kalau mereka ingin ke puncak Everest, mereka harus menanggung sendiri kibat kesombongan mereka nanti, karena mereka sangat tidak berpengalaman. Jendral Prabowo meyakinkan saya, bahwa orang-orang mereka sangat bermotivasi dan mampu, mereka akan memberi jiwa mereka, untuk mencapai tujuan ini. Satu jawaban yang jujur dan juga membuat saya terkejut.
Saya merancang pekerjaan saya, agar pendaki Indonesia mendapat cukup kesempatan belajar dari pengalaman saya, tapi juga mereka harus belajar berdiri sendiri. Karena semua ini tergantung akhirnya dari kemampuan perorangan dan pertanggung jawaban sendiri saat di Everest ketika mau muncak nanti. Walaupun telah dipersiapkan semua sebelumnya, tetap saja berbahaya. Jendral Prabowo setuju, sebelum ekspedisi dimulai, tim pendaki harus berlatih dan menguatkan kondisi tubuh.

Saya tahu, bahwa kami membutuhkan para pelatih yang sangat menguasai dan berpengalaman dalam teknik dan pengalaman di gunung yang tinggi, yang nanti akan bekerja sebagai penasehat ketika berlatih dan aklimatisasi dan juga ketika muncak mereka juga bekerja sebagai tim penyelamat. Konsep dari tim penyelamat sangat penting bagi saya, karena itu saya tekankan dengan jelas. Saya juga tidak bersedia memberi garansi ke jendral Prabowo akan keberhasilan ekspedisi ini.
Saya juga tidak akan melanjuntukan ekspedisi ini, walaupun kami sudah dekat puncak, jika keselamatan tidak mengizinkan. Jendral Prabowo juga harus mengerti, dengan keadaan para pendaki ketika mau muncak dan keadaan cuaca yang mungkin saja membatalkan rencana menyerbu ke puncak Everest. Semua itu saya yang menentukan. Dia juga harus mengerti, di ketinggian 8000m juga tim penyelamat yang terbaik diduniapun, tidak bisa memberi garansi 100%.
Kalau hal yang tak diingini terjadi, saya bersedia berusaha menyelamatkan dengan resiko keselamatan saya. Itulah dasar perjanjian kami. Training program akan kami mulai dengan tepat waktunya. Di ambang musim dingin ini direncanakan pelatihan aklimatisasi di ketinggian 6000m dengan udara dingin dan angin. Kami akan berlatih; disiplin, mental dan stamina di cuaca yang berat, sesuai dengan tantangan di Everest nanti


Training program dimulai tanggal. 15 Desember 1996 di Nepal.

34 pendaki, orang sipil dengan beberapa pengalaman gunung, dan anggota tentara yang tidak ada pengalaman di gunung tapi sangat fit dan sangat disiplin, mereka ini semua sebagai anggota tim permulaan. Dari 34 orang ini akan disaring dan diambil yang paling mampu untuk pendakian nanti. Karakter penyaringan dilihat dari kesehatan, stamina, kemampuan, dan mental. Diwaktu ini para calon pendaki belajar teknik tali menali dan tangga menangga dan juga teknik dasar dari memanjat.

Ditahun lalu, komunikasi adalah masalah kami yang besar, dimana saya mengetahuinya setelah semua terlambat. Bukan hanya perbedaan bahasa membikin orang frustasi, juga tidak lengkapnya alat komunikasi. Sekarang ini, setiap anggota tim harus dilengkapi dengan alat komunikasi. Saya usulkan dari “base camp” selalu ada kontak langsung dengan pusat komunikasi di Kathmandu.
Kecuali itu saya menuntut untuk mendapatkan laporan cuaca dari setasiun meteorologi di lapangan terbang Kathmandu setiap hari. Dari semua ini karena ada bantuan militer, saya berterima kasih juga, karena kami juga dibantu oleh militer Nepal.
Perwira Ekspedisi kami Monty Sorongan yang bagus berbahasa inggris berfungsi sebagai penghubung antara gunung dan pusat komunikasi di Kathmandu. Dan bahasa dalam ekpedisi ini kami pergunakan bahasa Inggris. Semua ini untuk menghindari kesalahpahaman.
-->
Untuk ekspedisi ini saya berhasil mendapatkan 2 orang Alpinist rusia yang sangat terkenal untuk bekerja sama dengan kami: Vladimir Bashkirov dan Dr. Evgeni Vinogradski.
Bashkirov yang berumur 45 tahun, berpengalaman selama 15 tahun sebagai pemandu ekpedisi di daerah yang sulit, dan mengenal jalur di Pamir dan Kaukasus, dan berhasil mendaki 6 gunung diatas 8000m, dua antaranya Mt.Everest, suatu keuntungan di mau berkerja sama dengan kami. Lain dengan saya, dia pendiam dan suka berdiplomasi dan juga pintar berbahasa inggris. Dia orangnya supel untuk berkomunikasi, juga menguntungkan untuk tim ekspedisi. Di Rusia dia terkenal sebagai kameraman petualangan dan produser film, nanti juga dia akan membikin film untuk ekpedisi Indonesia ini.

Dr. Evgeni Vinogradski, umurnya 50 tahun, 7 kali juara manjat di Rusia dan 25 tahun berpengalaman sebagai pelatih pada pendakian gunung yang tinggi dan dokter olahraga, yang akan melengkapi staf penasehat di ekpedisi ini. Evgeni dan saya di tahun 1989 bersama-sama telah melintasi Kanchenjunga, dia termasuk teman baik saya.
Untuk saya dia adalah "Garuda Tua", yang telah mendaki lebih dari 20 gunung yang berketinggian 7000m, dan 8 gunung yang berkentinggian lebih dari 8000m, termasuk 2 pendakian Everest, salah satu dari itu dia telah bekerja sebagai pimpinan pendakian.
Ang Tshering dari Asian Trekking di Kathmandu berfungsi bagian logistik dan juga untuk mencari Sherpa yang bakal bekerja dgn ekpedisi kami. Kami harus bersyukur, karena kami mendapatkan Sherpa Apa von Thami, 37th, 7x menaklukkan Everest, sebagai Sirdar (pemimpin Sherpa) dan First Climber Sherpa (Sherpa yang ikut muncak) untuk bekerja dengan kami. Sherpa berada dibawah komando Ang Tshering dan staf Indonesia. Pekerjaan mereka seperti biasa di basecamp dan juga mereka harus memasang tali pengaman di jalur diatas Breaking Ice (Eisbruch), menyiapkan highcamp dan logistik dan ikut menyertai dihari penyerbuan ke puncak, mereka harus mengirim tabung zat asam untuk tim yang muncak

Michael Wigge ; Cara Keliling Dunia Tanpa Keluar Uang Sepeserpun

Pernahkah Anda bermimpi untuk berwisata keliling dunia namun urung karena kurang biaya? Wisatawan asal Jerman, Michael Wigge, akan berbagi solusinya.



Wigge meninggalkan rumahnya di Jerman untuk berwisata ke 11 negara dan menempuh jarak 40.000 kilometer, tanpa biaya sepeser pun. Bagaimana dia melakukannya? Menurut Wigge, kuncinya adalah berpikir di luar kebiasaan.

Selama perjalanan keliling dunia selama 150 hari, Wigge melakukan berbagai hal unik, seperti menjadi sofa, menolong turis lain, dan laiinya, semua demi mendapatkan uang, makanan, dan tempat tinggal.

"Meski tidak ada uang, semuanya mungkin dilakukan. Saya telah membuat mimpi saya menjadi kenyataan," tutur Wigge, seperti dikutip dari News, Kamis (19/4/2012).

Menjadi 'sofa manusia'

Wigge mengatakan cara untuk mendapatkan makanan dan minuman gratis adalah berpikir di luar kebiasaan. Dalam perjalanannya keliling dunia, beberapa kali ia menawarkan kepada turis lain untuk menjadikan tubuhnya sebagai sofa sehingga mereka dapat beristirahat di tengah jalan. Hal ini menjaminnya tidak kelaparan dan kehausan dalam perjalanan.

Perang bantal

Ketika berada di San Fransisco dan bersiap menuju Amerika Tengah, Wigge dihadapi kenyataan harus membayar tiket penerbangan seharga Rp3 juta. Tak kehabisan akal, ia kemudian ke bandara dan membawa bantal untuk melakukan perang bantal. Dengan cara ini, dia mendapatkan imbalan dari orang-orang lewat yang melihatnya. Ia berhasil mendapatkan uang untuk tiket ke Amerika Tengah.

Jadi porter

Untuk mencapai situs kuno Machu Picchu di pegunungan Andes, Wigge harus membayar sejumlah uang untuk melakukan pendakian. Untuk menghindari hal ini, ia menjadi porter bagi turis lain dan membawakan barang-barang mereka dari bawah hingga ketinggian 4267 meter.

Bekerja di kedutaan

Ini mungkin cara yang paling efektif. Ketika berada di Panama, Wigge mengunjungi Kedutaan Jerman di negara tersebut dan menawarkan diri untuk bekerja sebagai pelayan. Ia bekerja menghidangkan wine, membukakan pintu bagi tamu besar, dan membersihkan kolam. Uang yang didapatnya dari bekerja di kedutaan ini memberinya cukup banyak uang untuk membeli tiket penerbangan ke tempat selanjutnya.

Wednesday, 1 January 2014

expedisi marapi

guys mendaki gunung itu asyik banget deh 
meskipun saya sendiri baru pertama heheheeh :) 
huft.... capeknya minta ampun guys. 
kami berangkatnya malam guys, saya sendiri aja takut soalnya ini pendakian perdana saya guys.
moment yang paling menakutkan itu. sektar jam 12 malam guys. inni pengalaman pertama dalam hutan tengah malam. wakru kami istirahat pohonnya gerak gerak guys tanpa di hembus angin
langsung aja kami lanjutka perjalana ke tats terburu-buru sambil mengemas brang barang hahahaha...

 kami sampai di atas pas sun set guys wawww.. itu pun juga pengalaman pertama. pokoknya semuanya pertama deh guys hahaha.....
oh ia ada puncak tertinggi di marapi itu guys namanya  puncak merpati ini nih fotonya saat mendaki puncak merpati :)
puncak merpatinya masih banyang-bayang di belakang guys., ini sekitar jam 7 guys.
pertama kita lewat kawah terus ke puncak merpati.. siap ini kita liat taman adelwies guys yang katanya lambang cinta abadi hi hi hi hi hi .......